![]() |
| Tv raksasa alun-alun Purwokerto |
Alun-Alun Purwokerto, Fakta yang ada di lapangan alun-alun merupakan jantung dari kota kebanyakan di Indonesia, alun-alun
juga merupakan ciri khas dari kota tersebut. Dan hampir semua kota di Indonesia
mempunyai apa yang dinamakan alun-alun. Yang kebanyakan tempat tersebut
memiliki jenis tanaman yang di sebut pohon beringin. Pohon yang tingginya bisa
mencapai puluhan meter dengan semakin rindangnya pohon beringin tersebut.
Termasuk juga alun-alun di kota Purwokerto yang memiliki beberapa pohon
beringin raksasa tersebut. Dengan usia pohon tersebut yang bisa mencapai
ratusan tahun.
Alun-alun purwokerto merupakan salah satu ciri khas dari kota mendoan
tersebut, selain GOR Satria Purwokerto dan tempat wisata Baturraden. Alun-alun
ini mengalami perubahan drastis setelah era kepemimpinan Bupati Mardjoko, yang
dimana alun-alun ini dibongkar total dari yang dulu di tengahnya ada sebuah
jalan sekarang sudah ditutup. Walaupun sempat menuai kontroversi, tapi bentuk
dan hasil renovasi tersebut lebih disukai masyarakat kota Purwokerto. Karena
alun-alun sekarang tampak lebih bersih dan rapi. Dan ada papan tv Raksasanya
yang bisa digunakan untuk nonton bareng acara-acara olahraga. Sehingga
alun-alun semakin kelihatan modern, yang akhirnya hal ini juga ditiru oleh
kabupaten tetangga yaitu Purbalingga yang membuat sebuah taman rekreasi yang
ada tv raksasanya juga. Untuk para pedagang kaki lima yang dulunya tidak
beraturan sekarang sudah ditata sedemikian rupa menjadi satu tempat di jalan
sebelah timur alun-alun.
![]() |
| Lapangan rumput |
Selain sebagai simbol kota Purwokerto, alun-alun juga merupakan tempat
alternatif untuk berekreasi warga Purwokerto. Selain dekat dengan jantung kota,
alun-alun ini juga tampak bersih dengan rumput yang rata. Sehingga banyak warga
yang berlama-lama untuk sekedar duduk dan menikmati pemandangan sekitar.
Keramean akan semakin padat jika hari libur atau hari besar tiba. Semua parkiran
dan jalan menjadi penuh dan sedikit macet, tetapi tidak mengurangi keinginan
warga Purwokerto datang ke tempat tersebut.
![]() |
| Lapangan rumput sudut lain |
Mungkin ada beberapa masalah kenyamanan di tempat tersebut, mulai pengamen di alun-alun Purwokerto dan pengemis yang jumlahnya terlalu banyak. Serta
pedagang asongan yang masuk ke lapangan. Dan masalah klasik yaitu masalah
sampah yang di buang secara sembarangan oleh pengunjung maupun pedagang. Semoga
kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya akan semakin meningkat, dan
alun-alun kota tercinta ini akan semakin bersih dan nyaman.
Wis cukup semene coretane inyong, nek ana salaeh nyuwun ngapura nggih
sedulur. Matur nuwun.






Tidak ada komentar:
Poskan Komentar
Silahkan Berkomentar yang Baik, Asal Jangan Spam, No SARA